Senin, 08 April 2013

Cara bersepeda yang baik dan benar


Setelah memilih dan membeli sepeda yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan bersepeda kita, tentunya kita ingin segera menjajalnya. Namun perlu diingat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bersepeda demi keamanan dan keselamatan goweser. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam bersepeda adalah :

  • Sebelum memulai bersepeda biasakan berdoa dahulu agar dijaga keamanan dan keselamatan
  • Pahami jenis, fungsi, dan kegunaan masing-masing elemen sepeda kita
  •  Periksa kondisi sepeda apakah dalam kondisi baik atau tidak
  • Gunakan perlengkapan pengaman pada saat bersepeda seperti helm sepeda,baju & celana sepeda,  dan lain-lain
  • Jika ingin perjalan jauh, bawalah perlengkapan & peralatan sepeda secukupnya (mis : cadangan ban dalam, Kunci L dll)
  • Jika masih pemula, jangan bersepeda sendiri dengan jarak yang jauh. lebih baik bersepeda dengan yang sudah ahli, sehingga apabila terjadi sesuatu kita bisa minta bantuan.
  • Pengendara harus minum air ketika bersepeda dan sesudahnya. Untuk mengganti kalori yang dikeluarkan.
  • Latihan dilakukan secara bertahap, intensif dan teratur. disesuaikan dengan kondisi daya tahan tubuh.
  • Tidak melakukan latihan yang bersifat berlebihan, overdossis yang mengakibatkan kelelahan yang sangat. Segera beristirahatlah bila merasa capek
  • Jarak tempuh yang disarankan untuk olahraga yang bersifat kebugaran adalah dibawah 20 kilometer, dianjurkan untuk latihan rutin untuk menjaga stamina sejauh 15 km saja dan dilakukan tidak lebih dari 3 kali seminggu
  • Pemanasan mutlak dilakukan sebelum melakukan aktivitas bersepeda.
  • Jarak tempuh yang dilakukan untuk berolah raga yang ideal antara 40 km sekali jalan. Untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas, jarak tersebut idealnya ditempuh dengan kecepatan antara 22 - 27 km/jam. Bagi yg muda bisa lebih cepat lagi.
  • Kondisi tubuh harus dalam keadaan fit saat bersepeda, tidur yg cukup sebelumnya.
  • Posisi sadel harus lebih tinggi diatas kemudi sehingga ketika lengan memegang kemudi, otot tidak terlalu tegang dan bisa bergerak dengan leluasa.
  • Kaki bisa direntangkan lurus, sehingga telapak kaki menyentuh pedal dalam posisi rata.
  • Gunakan ujung kaki sebagai tumpuan untuk mendapatkan tenaga yang maksimum.
  • Meskipun tubuh dalam posisi membungkuk, kepala harus tegak ke depan sehingga dapat melihat ke arah depan dengan baik. 
  • Jika anda ingin bersepeda di jalan raya, dan ingin bermanuver (mis. belok/menyebrang) berilah sinyal terlebih dahulu (mis. dengan tangan)  yang menunjukan niatan anda ke pengguna jalan yang lain bahwa anda ingin bermanuver.
  • Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar